MEDIA INFORMASI TPP KECAMATAN SUKAWATI.

Kamis, 16 Oktober 2025

RAPAT KOORDINASI PENYUSUNAAN RENCANA BISNIS DAN PERCEPATAN MUSDESUS KOPERASI DESA MERAH PUTIH SE KECAMATAN SUKAWATI

Kamis, 16 Oktober 2025 telah dilaksanakan rapat koordinasi forum Perbekel Kecamatan Sukawati dengan mengundang Ketua BPD, Ketua KDMP se Kecamatan Sukawati, Kadis Koperasi dan UKM Gianyar, PMO, BA dari Kemenkop, Praktisi pengembangan Bisnis dan Pendamping Desa di ruang rapat Kantor Desa Ketewel. Dalam hal ini telah dipaparkan model bisnis dan tahapan pengembangan dan pembiayaan KDMP dari narasumber sebagai tindak lanjut dari keluarnya PMK 49/2025 tentang Tata Cara Pinjaman dalam rangka Pendanaan Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih dan Permendesa 10/2025 tentang Mekanisme Persetujuan dari Kepala Desa dalam rangka Pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih

Sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi ini Kopdes akan menyusunan rencana bisnis dan analisis usaha yang akan dibahas dalam Musdes Khusus di masing- masing desa


Ayu Parwiti, 2025

PANEN PERDANA PADI ORGANIK KETAHANAN PANGAN DESA GUWANG

Jumat, 17 Oktober 2025 telah dilaksanakan panen perdana padi Organik di Subak Juan desa Guwang bersama Jajaran pemerintah Kecamatan, Wakil rakyat, pemerintah desa, penyuluh pertanian, Bumdesa Garuda Wisnu Prabawa, anggota subak Juan, Pendamping desa, praktisi dan relawan lingkungan organik. 

Pola kemitraan Bumdesa Garuda Wisnu Prabawa dengan petani dalam pengembangan padi organik, hasil panen petani dibeli oleh Bumdesa dikemas sebagai potensi padi organik desa Guwang saat ini baru dikembangkan seluas 3 Ha dan akan terus ditingkatkan dalam mendukung ketahanan pangan dan menjaga kualitas lingkungan tanggap perubahan iklim.


Ayu Parwiti, 2025





Selasa, 14 Oktober 2025

Desa Kinerja Baik Penggunaan Dana Desa kegiatan Desa Wisata


Salah satu program dari Kementerian Desa dalam penggunaan Dana Desa yakni untuk kegiatan pariwisata desa/desa wisata dalam mewujudkan implementasi dari program tersebut,kami PLD melakukan pendampingan pada Bumdes dan Pemerintah Desa dalam menggali potensi2 desa untuk dikembangkan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, ada pun potensi yang digali diantaranya adanya aliran sungai Nangka,potensi alam persawahan  dan prodak unggulan Desa,dari beberapa kali pertemuan maka di putuskan untuk pengembangan pariwisata desa yakni wisata air Tubing dengan memaafaatkan aliran sungai Nangka,Cycling/bersepeda di sepanjang jalan usaha tani antara desa celuk dan desa Guwang,dan silver Class mengajak wisatawan langsung  berinteraksi dalam proses pembuatan kerajinan perak agar lebih dekat mengenal prodak unggulan Desa celuk.



Berawal dari munculnya pandemic Covid 19 yang sangat berpegaruh pada kegiatan perekonomian mas9arakat secara umum tak terkecuali masyarakat desa celuk yang terkenal dengan kerajinan Emas dan peraknya,perekonomian masyarakat desa sangat lesu karena ada pembatasan ruang gerak masyarakat secara menyeluruh,yang mana pengerajin emas dan Perak di desa  celuk sangat tergantung dari kunjungan wisatawan,dampak positif dari covid 19 dengan sangat lesunya perekonomian pengerajin Emas dan Perak, Melalui pemerintah Desa dan Bumdes mulai berupaya menggali potensi desa untuk  menciptakan sumber perekonomian yang baru,di tengah serba keterbatasan akibat  covid 19 pemerintah Desa mulai mengalokasikan anggaran untuk penataan sungai Nangka,jalan usaha tani,dan menjalin komunikasi dengan pengerajin Perak untuk bekerjasama dalam persiapan untuk pengembangan Desa wisata di desa celuk,dan pada tahun 2023 pembatasan terhadap masyarakat akibat pandemic covid 19k mulai di buka,dan sekaligus desa Wisata celuk mulai di buka untuk Umum,kegiatan wisata tubing, cycling dan silver class,sembari sambil melakukan penataan Sungai dan jalan usaha tani,untuk meningkatkan kualitas desa wisatanya.

 

                                                                                                                          
Pemerintah Desa mengalokasi kan anggaran setiap tahun nya untuk Melakukan Penataan Sungai, membersihkan sampah2 yang berada sepanjang aliran sungai,membuat Spot- spot yang menarik dan menantang yang akan di lalui dalam berkegiatan wisata Tubing,pengadaan Tubing dan perlengkapan Keselamatannya,Ruang ganti,tempat  parkir rekrutmen Pemandu wisata air,dukungan transportasi dan promosi Wisata,kegiatan wisata air mulai di buka dari jam 9 pagi sampai jam 16.00 sore.pemandu wisata akan memandu wisatawan dari start tubing sampai finis sepanjang 4 Km.setelah terbentuknya  wisata Air Tubing pemerintah desa dan Bumdes mulai mengembangkan wisata cycling dan silver Class, dengan penataan jalan usaha tani yang ada wilayah Desa Celuk,kemudian melakukan kerjasma dengan beberapa pengerajin Perak untuk membuka kegiatan wisata silver class, kegiatan tubing,cycling dan silver Class dapat di lakukan secara perseorangan atau berkelompok


  • PRAKTIK BAIK PENGGUNAAN DANA DESA DI DESA SINGAPADU


    Kesehatan jiwa merupakan bagian penting dari derajat kesehatan masyarakat yang sering kali kurang mendapatkan perhatian. Di Desa Singapadu masih dijumpai warga yang mengalami gangguan jiwa maupun masalah kejiwaan, baik karena faktor stres, keturunan, maupun kondisi sosial ekonomi. Sebagian dari mereka membutuhkan pendampingan rutin, pemeriksaan kesehatan jiwa, serta pemantauan kepatuhan minum obat.

     

    Selama ini penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih menghadapi berbagai kendala, antara lain: keterbatasan akses layanan kesehatan jiwa, kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya perawatan berkelanjutan, serta masih adanya stigma dan diskriminasi. Akibatnya, beberapa keluarga kesulitan dalam merawat anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa, bahkan berisiko menimbulkan masalah sosial seperti isolasi, kambuh, hingga kasus pemasungan.

    Melihat kondisi tersebut, pemerintah desa bersama kader kesehatan, Puskesmas, serta pendamping desa berinisiatif membentuk Posyandu Jiwa di Desa Singapadu. Posyandu Jiwa ini diharapkan menjadi wadah pelayanan kesehatan jiwa berbasis masyarakat yang lebih dekat, murah, dan berkelanjutan. Kegiatan ini tidak hanya memantau kondisi kesehatan jiwa ODGJ, tetapi juga memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat agar mampu mendukung proses pemulihan dan mengurangi stigma.

    Dengan adanya Posyandu Jiwa, diharapkan tercipta masyarakat Desa Singapadu yang lebih peduli, inklusif, dan sehat baik secara fisik maupun mental.

    a.     Pelaksana/pengelola Kegiatan                                         :

    Pelaksana kegiatan ini yaitu Kasi Pelayanan dan Kader Posyandu Jiwa Desa Singapadu

     

    b.     Pelaksanaan Kegiatan

    -     Perencanaan                                     :

    Perencanaan Kegiatan Posyandu Jiwa dimulai dari Musdes Perencanaan yang diselenggarakan oleh BPD desa Singapadu, dan dihadiri oleh Pemerintah Desa Singapadu, Unsur Masyarakat yang terdiri dari berbagai kelompok seperti Tokoh Adat, Tokoh Agama, Unsur Pendidikan dan Budaya, Pekaseh, Kelompok Marginal, Pendamping Desa dan Lokal Desa, dan unsur masyarakat lainnya yang dilaksanakan setiap tahunnya dengan mengumpulkan aspirasi masyarakat Desa yang nantinya akan disusun oleh Tim RKP Desa sesuai dengan skala prioritas dan kebijakan Perbekel.

     

    -     Pelaksanaan                                     :

    Pelaksanaan Kegiatan Posyandu Jiwa ini dilaksanakan oleh Kasi Pelayanan bekerja sama dengan Puskesmas Sukawati II dan Kader Posyandu Jiwa. Kegiatan posyandu Jiwa dilakukan rutin setiap bulannya dengan jumlah pasien 17 jiwa bertempat di Puspa Aman Desa Singapadu. Selain Dilaksanakan di Puspa Aman, Kegiatan Posyandu Jiwa juga melaksanakan kunjungan ke rumah pasien.

     

    -     Hasil                                     :

    Dengan adanya kegiatan Posyandu Jiwa Mayarakat Desa Singapadu yang terdeteksi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) bisa berobat dengan gratis dan rutin.

    c.      Dampak/outcome                                         :

    Posyandu Jiwa memberi dampak pada peningkatan kualitas hidup ODGJ, kemandirian keluarga, terciptanya lingkungan yang inklusif, serta penguatan peran desa dalam pembangunan kesehatan berbasis masyarakat.

     

    d.     Penerima Manfaat                                         :

    Semua masyarakat Desa Singapadu yang terdeteksi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berjumlah 17 orang.

     

    e.     Kontribusi pada PADesa                                         :

    Sampai saat ini tidak ada kontribusi Kegiatan Posyandu Jiwa pada PADesa.

     

    f.      Keterlibatan pihak lain                                         :

    Kegiatan Posyandu Jiwa ini bekerja sama dengan UPTD Puskesmas II Sukawati

    g.     Pengembangan Program/Jenis Usaha                                         :

    Layanan Rutin Posyandu Jiwa, Penyulihan Kesehatan jiwa untuk keluarga dan masyarakat guna mengurangi stigma negative kepada pasien, Kegiatan rehabilitasi sederhana seperti aktivitas kelompok senam otak,relaksasi dan kelompok aktivitas seni.

     

    h.     Kontak PIC Kegiatan (Desa)                                         :  0821-4490-5591 (Ni Wayan Suparti S.E)

    RAPAT KOORDINASI PENYUSUNAAN RENCANA BISNIS DAN PERCEPATAN MUSDESUS KOPERASI DESA MERAH PUTIH SE KECAMATAN SUKAWATI

    Kamis, 16 Oktober 2025 telah dilaksanakan rapat koordinasi forum Perbekel Kecamatan Sukawati dengan mengundang Ketua BPD, Ketua KDMP se Keca...